Waspada, Malware Ancam Data Pribadi di Smartphone, Ini Cara Menangkalnya



Waspada-Malware-Ancam-Data-Pribadi-di-Smartphone-Ini-Cara-Menangkalnya


MATA INDONESIA, JAKARTA – Ancaman malware pada perangkat smartphone bisa membuat ponsel menjadi lemot. Bahkan bisa berpotensi membobol keamanan data pribadi yang tersimpan di ponsel. Target umumnya meliputi data perbankan, informasi perangkat, nomor telepon, alamat email dan daftar kontak.


Peneliti keamanan untuk perusahaan keamanan seluler Lookout Adam Bauer mengatakan, agar bisa menyusup ke dalam ponsel malware biasanya melakukan dua cara. Pertama, menipu pengguna agar memberikan izin yang memungkinkannya mengakses informasi sensitif.


Kedua, malware terebut mengeksploitasi kerentanan di ponsel, lalu mendapatkan akses ke informasi sensitif dengan memberikan hak administrator sendiri.


Berikut beberapa tanda bahwa ponsel anda sudah disusupi malware tersembunyi, melansir CNET pada Sabtu 5 September 2020 :


1. Selalu melihat iklan, apapun aplikasi yang digunakan


2. Ikon aplikasi menghilang setelah menginstalnya


3. Baterai lebih cepat habis dari biasanya


4. Ada temuan aplikasi yang tidak dikenal di ponsel.



Agar bisa menangkal kehadirannya, coba ikuti beberapa langkah berikut :


1. Untuk menghentikan malware seluler di ponsel Android dan melindungi data, harus selalu memperbarui perangkat lunak ponsel. Pun kalau malware nya sudah berjalan di ponsel, pembaruan perangkat lunak dari pembuat ponsel dapat menambal kerentanan dan memutus akses malware. Pembaruan juga dapat mencegah malware bekerja sejak awal.


2. Tinjau izin apa yang dimiliki setiap aplikasi. Selain itu, juga dapat menghapus aplikasi yang tampak berbahaya.


3. Pertimbangkan untuk menginstal aplikasi antivirus yang resmi. Layanan ini terkadang dapat memperlambat ponsel dan meningkatkan akses ke ponsel untuk mengenali perilaku jahat dan memperingatkan pengguna, sehingga pengguna harus memilih salah satu yang bisa dipercaya.


4. Usahakan selalu mengunduh aplikasi dari toko resmi seperti Google Play Store. Sebab aplikasi di luar toko resmi tidak melalui tinjauan oleh Google dan dapat dengan mudah menyelundupkan perangkat lunak berbahaya ke ponsel.


Waspadalah dan segera lindungi data pribadimu!

Sumber : Kaskus
LihatTutupKomentar